Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara investasi Reksadana

Cara Investasi Reksadana

Ingin investasi tapi sulit untuk menentukan Investasi apa yang mudah dan modal sedikit?Reksadana jawabannya.

Reksadana ialah investasi pemodal yang ingin berinvestasi tetapi tak banyak memiliki waktu dan pengetahuan untuk berinvestasi.Reksadana ini sistemnya ialah seperti patungan untuk membeli saham dan di atur oleh manager investasi.

Semakin banyak kalian bermodal di Reksadana akan semakin banyak pula pendapatan JIKA persentase saham itu naik. Saya sarankan untuk membeli Reksadana saat saham mulai turun. Hampir sama dengan trading tapi beda.

Alurnya seperti ini . Kalian mempunyai modal untuk di investasikan ke reksadana, setelah itu modal kalian akan di gabung dari pemodal lainnya untuk di belikan saham, dan Manajer investasi yang akan mengatur kapan harus di withdraw.

Jenis Reksadana

1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund)

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Bentuk instrumen investasinya dapat berupa deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) bukan SPBU ya hehe.Dan berbagai jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.
Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Risikonya relatif paling rendah dibandingkan reksadana jenis lainnya

2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)

Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi.
Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar daripada reksadana pasar uang.

3. Reksadana Campuran (Balance Mutual Fund)

Reksadana campuran adalah jenis reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.
Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap.

4. Reksadana Saham (Equity Fund)

Reksadana saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.
Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

Keuntungan

Keuntungan yang di dapat tergantung modal yang di investasikan.Reksadana cocok untuk mahasiswa, siswa, pengagguran dan lainnya, karena modal yang di investasikan mulai dari IDR 10.000.

Saya sarankan 100.000 ,  karena Reksadana banyak pilihan penyedia sahamnya. Dan keuntungan yang di dapat ialah kemungkinan 1% sampai 12% tergantung saham,obligasi,atau deposito itu sendiri.

Dan kalian tak perlu repot-repot memantau efek saham naik atau turun itu semua sudah di atur oleh manager investasi. kalian tinggalkan dengan aktivitas investasi lainnya yang membutuhkan pemantauan.

Kekurangan

Kekurangan hampir tidak ada jika punya niat untuk berinvestasi dengan modal yang minim.karena Reksadana saya sarankan setelah berinvestasi emas

Pengetahuan di atas semoga bermanfaat dan berhati-hati dalam melakukan investasi.

Sekarang saya rekomendasikan Reksadana bagi pemula.
Reksadana yang cocok untuk pemula ialah Reksadana Pasar uang, kenapa? karena jenis Reksadana ini mempunyai jangka waktu kurang dari setahun jika ingin investasi jangka pendek.

Cari manajer investasi yang terpecaya jangan asal pilih, Gali Informasi Bagaimana Proses Uang kalian Diinvestasikan dan tentunya platform tempat membeli reksadana tersebut. 

untuk memulai reksadana silahkan kalian kunjungi bareksa.com atau ajaib.co.id

Ingat banyak penyedia Reksadana tetapi pilihlah yang sudah terintegrasi OJK